16 Agustus 2018

Rapat Koordinasi dan Evaluasi RUPM

Untuk meningkatkan realisasi investasi di Kota Probolinggo tidaklah mudah, perlu adanya komunikasi, koordinasi dan kerjasama dengan pihak terkait. Dengan telah ditetapkannya Peraturan Walikota Probolinggo Nomor 21 Tahun 2017 tentang Rencana Umum Penanaman Modal Kota Probolinggo 2016-2025 yang memberikan arahan dan pedoman dalam melaksanakan pelaksanaan penanaman modal di kota Probolinggo dalam bentuk kebijakan pemerintah daerah dalam meningkatkan iklim investasi di Kota Probolinggo.

Dalam Pelaksanaan Kebijakan Penanaman Modal dibagi menjadi 4 (empat) tahap :

Jangka Pendek (2016-2017) Pengembangan Penanaman Modal yang Relatif Mudah dan Cepat Menghasilkan.

Jangka Menengah (2018-2020) Percepatan Pengembangan Infrastruktur dan Industri

Jangka Panjang I (2021-2025) Pengembangan Industri Skala Besar

Jangka Panjang II (Diatas 2025) Pengembangan Ekonomi Berbasis Pengetahuan.

Maka melalui Bidang Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Probolinggo melakukan rapat koordinasi dan monev terhadap program/kegiatan OPD terkait yang dihadiri dari :

  1. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
  2. Dinas Lingkungan Hidup
  3. Dinas Perikanan
  4. Bappeda dan Litbang
  5. Dinas Koperasi Usaha Perdagangan Perindustrian
  6. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
  7. Dinas Pekerjaan Umumyang telah direncanakan pada Roadmap RUPM Kota Probolinggo pada Jangka Pendek 2016-2017.  Berikut 5 (lima) Bidang Penanaman Modal Roadmap dalam pembahasan rapat evaluasi :
    1. Bidang Pangan :  a. Pabrik kecap; b. Sentra olahan mangga; c. Sentra marning; d. Sentra tempe; e. Sentra olahan susu
    2. Bidang Infrastruktur yang tersedia : a. Penataan jalan geladak seran; b. Pengembangan pasar baru; c. Pengembangan kawasan industry dan pergudangan; d.Pengembangan kawasan minapolitan; e. Pengembangan pasar kronong, randu panger dan pasar Ketapang; f. Pembangunan Instalasi Gas Peruntukan Industri.
    3. Bidang Industri dan Perdagangan Strategi Promosi dng penyediaan informasi bidang industry : a. Pengembangan budidaya ikan air payau dan air tawar; b. Industri ikan olahan air laut serta pengalengan serta pengalengan , fillet, dan cool storage
    4. Pembangunan Sarana Prasarana Sektor Jasa Pariwisata : a. Penyediaan restoran berkonsep restoran terapung; b. Penyediaan Sarana Permainan Air diareal Pesisir Pantai berupa penyediaan perahu kano, parasailing dan banana boat; c.Pengembangan agrowisata dan wanawisat; d. Pemberdayaan rumah-rumah kuno sebagai tempat tinggal sewa bagi wisatawan domestik dan manca Negara; e. Tour & Travel : Paket Wisata Sejarah & Religi; f. Pengembangan wisata diving selat Madura
    5. Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi Pembangunan Kawasan Kewirausahaan Pemuda sebagai sentra usaha sekaligus pusat pendidikan dan pelatihan keterampilan kerja : a. Sentra batu; b. Sentra meubel; c. Sentra parut; d. Sentra Olahan Mangga; e. Sentra marning; f. Sentra tempe; g. Sentra olahan susu