Penguatan Iklim Penanaman Modal, DPMPTSP Jatim dan DPMPTSP Kota Probolinggo Jalin Kerja Sama di Bakorwil Jember

Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Timur menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan DPMPTSP Kota Probolinggo terkait penguatan iklim penanaman modal. Melalui kerja sama ini, diharapkan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota semakin kuat dalam menciptakan iklim penanaman modal yang kondusif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah di Jawa Timur.

Penguatan Iklim Penanaman Modal, DPMPTSP Jatim dan DPMPTSP Kota Probolinggo Jalin Kerja Sama di Bakorwil Jember

 

Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Timur menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan DPMPTSP Kota Probolinggo terkait penguatan iklim penanaman modal. Kegiatan tersebut berlangsung di Bakorwil Jember, Kamis (22/1), dan dihadiri perwakilan kabupaten/kota wilayah Jawa Timur.

Rapat kerja sama ini melibatkan enam daerah, yakni Kabupaten Bondowoso, Banyuwangi, Jember, Situbondo, Kabupaten Probolinggo, dan Kota Probolinggo, serta diikuti oleh Bagian Pemerintahan dan (Bapperida) Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah. Kerja sama ini dirancang sebagai langkah strategis penguatan penanaman modal untuk lima tahun ke depan.

Perwakilan DPMPTSP Provinsi Jawa Timur, Ivan, menyampaikan bahwa PKS ini akan menjadi payung koordinasi antara provinsi dan kabupaten/kota. “PKS ini berlaku selama enam bulan sebagai tahap awal. Kami akan menyampaikan draf PKS yang memuat ruang lingkup serta kegiatan pelayanan perizinan dan penanaman modal yang akan dilaksanakan bersama,” jelasnya.

Ruang lingkup kerja sama tersebut meliputi perencanaan dan pengembangan iklim penanaman modal, promosi penanaman modal, pengendalian dan pelaksanaan penanaman modal, pengelolaan data dan sistem informasi penanaman modal, pelayanan perizinan penanaman modal, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Kepala DPMPTSP Kota Probolinggo, Diah, menekankan pentingnya sinergi antar daerah dalam perencanaan dan pengembangan iklim penanaman modal. Salah satunya melalui pertukaran informasi serta inventarisasi potensi dan peluang investasi di daerah untuk ditawarkan dan dikerjasamakan. Ia juga mengungkapkan rencana pertemuan dengan investor dari Malaysia dan Tiongkok pada 31 Januari mendatang, khususnya terkait pengembangan kawasan ekonomi khusus.

“Hilirisasi menjadi arah utama pengembangan investasi ke depan. Selain berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), penanaman modal asing juga diharapkan memberikan manfaat bagi UMKM di daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Bakorwil Jember menyatakan kesiapan untuk mendukung melalui pembaruan data inventarisasi potensi daerah. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat promosi investasi yang lebih terarah dan akurat.

 

Dalam PKS ini juga diatur hak dan kewajiban para pihak, yang mencakup pertukaran data dan informasi potensi unggulan daerah, fasilitasi pertemuan antar pelaku usaha, koordinasi agenda promosi investasi, peningkatan kualitas SDM dan sarana prasarana di bidang penanaman modal, serta pelaksanaan dan pelaporan program kerja sama.

Perjanjian kerja sama ini direncanakan berlaku selama empat tahun sejak ditandatangani dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan serta hasil evaluasi. Monitoring dan evaluasi akan dilakukan oleh para pihak minimal satu kali dalam satu semester atau sesuai kebutuhan, dengan mekanisme pelaporan melalui DPMPTSP.

Sebagai tindak lanjut, hasil pertemuan ini akan dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara DPMPTSP Provinsi Jawa Timur dengan seluruh DPMPTSP kabupaten/kota se-Jawa Timur yang direncanakan berlangsung pada Juni 2026 di Surabaya.

Melalui kerja sama ini, diharapkan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota semakin kuat dalam menciptakan iklim penanaman modal yang kondusif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah di Jawa Timur.

LINK TERKAIT