Pemprov Jatim – BI Fasilitasi Penyempurnaan Proposal Pasar Agrobis Kota Probolinggo

Pelaksanaan Presentasi penyempurnaan proposal Pasar Agrobis oleh konsultan Bank indonesia, di Kantor DPMPTSP Kota Probolinggo dan merupakan rangkaian East Java Investment Challenge (EJIC) yang diadakan DPMPTSP Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Bank Indonesia.

Pelaksanaan Presentasi penyempurnaan proposal Pasar Agrobis

PROBOLINGGO - Bertempat di Ruang Pertemuan Dinas Penanaman modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Probolinggo dilaksanakan presentasi penyempurnaan proposal Pasar Agrobis oleh konsultan Bank indonesia, Kamis (20/6). Paparan ini merupakan rangkaian East Java Investment Challenge (EJIC) yang diadakan DPMPTSP Provinsi Jawa Timur  bekerja sama dengan Bank Indonesia.

Kepala DPMPTSP Kota Probolinggo Muhammad Abas menjelaskan, paparan penyempurnaan proposal ini sebagai bentuk bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dalam hal ini DPMPTSP Propinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Bank Indonesia untuk menunjuk konsultan sebagai pendamping penyempurnaan proposal proyek Investasi Pasar Agrobis.

“Untuk itu Bapak/Ibu bisa mengetahui apa saja kegiatan proyek investasi ini, kemudian apa saja peran dan fungsi kewenangan masing masing PD (Perangkat Daerah) untuk bisa mendukung proyek kegiatan investasi Pasar Agrobis ini,” lanjut Abas.

EJIC bertujuan untuk menarik investor baik investor luar negeri maupun dalam negeri, sekaligus untuk mendongkrak investasi di Jawa Timur. Kota Probolinggo menempati urutan ke 4 dari 5 Besar kompetisi EJIC 2023. Sebagai hadiahnya, Kota Probolinggo mendapatkan bantuan penyempurnaan proposal  proyek Agrobis dan juga pembuatan video investasi dari Bank Indonesia.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Wawan Soegiantono dan juga Staff Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Slamet Swantoro serta kepala perangkat daerah terkait.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan konsultan dari Bank Indonesia, Gigih Prihantono. Dalam paparannya disampaikan latar belakang dan peluang pasar yang diharapkan dengan adanya proyek pasar Agrobis ini . Selain peluang pasar, profil investasi, akses infrastruktur, teknis, kelanjutan finansial, intensif pemerintah dan skema kerja sama yang akan ditawarkan kepada investor juga diterangkan didalamnya.

"Investor sangat menyukai narasi, terutama investor asing. Mereka menyukai narasi krusial, karena itu dapat mengklaim pangsa pasar. Isu krusial bukan hanya tentang jumlah kebutuhan produksi akan tetapi juga terkait dengan pendistribusiannya,” kata Gigih.

Kota Probolinggo berpotensi untuk bisa mensuply ketahanan pangan, dibuktikan dengan adanya kenaikan lonjakan harga pangan secara global dan juga kenaikan jumlah penduduk. Padahal semakin banyak jumlah penduduknya semakin banyak pula kebutuhan pangannya. Sedangkan jumlah petani dan juga lahan yang ada di Kota Probolinggo semakin sedikit. Untuk itu proyek pasar agrobis ini sangat berpotensi sekali menarik investor.

Asisten Wawan Soegiantono juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemprov jatim dan juga Bank Indonesia yang sudah mendukung proyek ini. " Kami berterima kasih kepada Pemprov Jatim dan juga Bank Indonesia yang telah memfasilitasi dan juga menjadi penghubung antara kami dengan investor, tidak hanya itu BI juga membuatkan audio visual untuk ditampilkan agar investor lebih tertarik,” ucapnya.

Dengan paparan penyempurnaan proposal proyek agrobis ini PD terkait bisa berkolaborasi dalam mewujudkan proyek pasar agrobis ini, sebab ini sangat berpengaruh terhadap penyusunan proposalnya. "Karena ibaratnya kita sebagai tim marketing apabila kita menawarkan suatu produk, tetapi kata-kata kita tidak menyakinkan, maka pembeli tidak akan tertarik, meskipun produk kita bagus,” terang Wawan. (ki)

LINK TERKAIT